Liburan Paket Hemat Yogyakarta-Banyuwangi

Posted by Sadye Stehr on May 27, 2018
view terindah di Kawah Ijen, Banyuwangi.

Kebanyakan orang berasumsi bahwa liburan itu menghabiskan banyak uang dan hanya untuk orang berduit saja. Mulai sekarang berhentilah berpikir seperti itu karena siapa saja bisa berlibur terlepas dari status sosialnya. Saya adalah salah satu orang yang memegang prinsip bahwa setiap ada niat pasti ada jalan. Satu hal yang selalu menjadi motivasi saya yaitu: ketika kamu berani bermimpi, itu artinya kamu sudah siap bertanggung jawab untuk merealisasikannya.

Perjalanan saya kali ini bermula dari sebuah obrolan iseng dengan seorang teman hingga pada akhirnya kami berdua sepakat untuk merealisasikannya. Apa itu? Yaitu perjalanan Yogyakarta – Probolinggo – Banyuwangi dengan menggunakan sepeda motor. Tentunya kami tidak menghabiskan waktu yang sedikit dalam perjalanan tersebut. Kami sengaja mengambil rute itu karena di setiap rute terdapat tempat persinggahan untuk melepas rasa lelah. Kami berdua hanya bermodalkan uang Rp 500.000 untuk perjalanan ini dan kami menghabiskan waktu hampir dua minggu. Kami memulai perjalanan pada pukul 03.00 WIB dari Yogyakarta.

Tujuan pertama kami adalah Kota Probolinggo karena di sana ada rumah salah satu teman saya yang akan menjadi tempat persinggahan kami. Destinasi kami juga ada di dekat sana, yaitu TN. Gunung Bromo. Kami tiba di Probolinggo sekitar jam 15.00 WIB. Lumayan lama, karena diperjalanan kami banyak berhenti. Setelah tiba di rumah teman, seharian kami gunakan untuk istirahat supaya besoknya bisa melanjutkan perjalanan menuju TN. Gunung Bromo. Ternyata, sebelum ke Bromo, kami berdua diajak oleh teman kami untuk snorkeling di sebuah pulau kecil yang berada di sebrang, yaitu Pulau Gili Ketapang.

Foto Bersama Nemo di Pulau Gili Ketapang.

Pulau tersebut baru saja menjadi tempat wisata sejak tiga tahun yang lalu. Biayanya lumayan murah kok. Cukup mengeluarkan uang Rp 90.000 itu sudah termasuk tiket penyebrangan, sewa perlengkapan snorkeling, dan dapat makanan. Oh ya, kalau kalian ingin dapat harga yang murah, saran saya ajak teman sebanyak-banyaknya, paling tidak 7-8 orang.

Pulau Gili Ketapang ini tidak kalah indah dari pulau-pulau yang ada di Bali atau Lombok. Di sana kalian juga bisa melihat ikan nemo secara langsung sekaligus berfoto bersama ikan tersebut. Setelah dari Pulau Gili Ketapang, esoknya kami lanjut ke TN. Gunung Bromo. Kami berangkat dari rumah teman sekitar jam 03.00 WIB dengan harapan ketika sampai  d lokasi kami masih sempat melihat sunrise.

Perjalanan yang kami tempuh juga bisa dibilang lumayan jauh, sekitar dua jam dari Kota Probolinggo. Tips lagi buat kalian yang belum pernah ke TN. Gunung Bromo dan ada rencana untuk ke sana. Sebaiknya, jika hendak ke sana, pergilah bersama teman-teman atau keluarga karena bisa mengurangi pengeluaran kalian untuk sewa mobil Jeep. Soalnya kalau jalan kaki dari pintu masuk TN. Gunung Bromo itu lumayan jauh. Kalau tak ingin berjalan jauh, mau tak mau kalian perlu menyewa mobil Jeep. Setiap Jeep memiliki harga masing-masing sesuai dengan paket tempat yang nantinya akan kalian kunjungi, seperti Pasir Berbisik, Sabana, dll. Harganya mulai dari Rp 300.000 per mobil.

TN Gunung Bromo.

Tujuan pertama sudah kami lewati dan untuk mempersingkat waktu, kami langsung bergegas ke tujuan selanjutnya yaitu Banyuwangi. Sama halnya dengan Probilinggo, di Banyuwangi kami memiliki teman yang rumahnya akan menjadi tempat persinggahan kami berdua. Salah satu tips juga buat kalian supaya tidak mengeluarkan banyak uang untuk sewa kamar penginapan yaitu milikilah teman sebanyak-banyaknya supaya nanti bisa singgah di sana. Ya anggap saja sekalian silaturahmi, asal jangan keseringan aja hehe.